Kamis, 28 November 2013

perkembangan fashion

Perkembangan Fashion Dunia

Perkembangan Fashion Dunia
Perkembangan fashion tumbuh seiring dengan peradaban manusia. Pergeseran kultur dan juga nilai-nilai sosial turut serta mempengaruhi bentuk fashion terlebih pengaruh teknologi dan media. Banyak yang mengatakan bahwa fashion merupakan wujud ekspresi dan lambang kebebasan.

Fashion lahir pada tahun 1920 di era ini fashion bisa dikatakan terlahir kembali dalam wujud baru sebuah perubahan. Terutama pada masa ini banyak negara-negara yang hidup dengan hedonisme, pesta-pesta kaum sosialitas, dan busana yang gemerlap. Identik dengan gaun melekuk tubuh, rok super megar, dan bentuk pinggang yang ekstra ketat dari penggunaan korset. Gaya fashion ini membuat perempuan-perempuan di era 20-an tersiksa.

Reformasi fashion mulai menguak dengan kehadiran Coco Chanel yang membawa perubahan pada gaya perempuan. Coco Chanel menyuguhkan potongan fashion yang mengutamakan karakter seorang perempunan dan mulai meninggalkan gaun-gaun berpotongan besar dengan rok dan pinggang super ketat.

Memasuki tahun 1930 perkembangan fashion mulai melambat, hal ini terjadi sebagai dampak dari perang dunia ke dua. Pada tahun 1946 setelah perang dunia mulai berakhir dan kehidupan masyarakat serta ekonomi kembali normal masyarakat mulai memperhatikan fashion. Pada tahun ini fashion mengusung gaya yang fungsional tanpa mengurangi sisi estetika.

Kemajuan industri dan teknologi yang menyebabkan keadaan ekonomi mulai membaik serta kemunculan industri-industri kreatif juga berperan mempengaruhi perkembangan fashion. Terutama dunia film di awal tahun 50an hingga 60an. Banyak movie star dan icon kecantikan menjadi panutan dunia fashion dengan mengusung gaya dan karakter masing-masing. seperti Marlene Dietriech dengan baju androginy-nya.

Pada era ini desainer-desainer mulai bermunculan dengan melakukan berbagai inovasi gaya. Seperti desainer asal London Mary Quant yang muncul dengan rok mininya atau Barbara Hulanicki dengan gaya street wear remaja London. James Galanos dari Amerika muncul dengan baju-baju fitted dan Dody Gernreich dengan baju-baju unisex.Desainer kenamaan Paris,  Yves Saint Laurent  juga hadir dengan gaya tailoring trendi pada saat itu. Pierre Cardin dengan baju space-nya dan Emmanuel Ungaro dengan fashion couture-nya.

Setelah itu pada era 80-an perkembangan fashion tumbuh lebih cepat lagi. Pada tahun ini teknologi memegang peran utama dan membuat segala sesuatunya menjadi serba instan dalam produksi masal. Semua produk fashion dapat terdistribusi secara merata. Bermunculannya produk kecantikan dan fashion serta pengaruh media masa yang begitu kuat seperti iklan  juga turut memperluas makna fashion itu sendiri. selain itu aliran dan jenis musik mulai muncul dengan gaya khas dan kharisma yang mempengaruhi gaya hidup pada saat itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar